Panduan Lengkap Cara Search Engine Optimization (SEO)

Jika ingin menaikkan peringkat situs di mesin pencari, maka mau tak mau Anda harus mengetahui dan menguasai segala hal tentang SEO. Untungnya, WordPress sudah ‘mempersenjatai dirinya’ menjadi CMS yang SEO-friendly. Hal ini pulalah yang menjadi alasan mengapa banyak orang memilih WordPress untuk membuat dan mengonlinekan website mereka.

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan SEO. Berikut kami paparkan 30 tips terkait cara SEO WordPress.
WordPress menawarkan banyak fitur SEO yang built-in. Meski demikian, Anda masih tetap bisa memaksimalkan situs dengan cara meningkatkan SEO WordPress. Plugin SEO terbaik dan paling banyak digunakan adalah Yoast SEO, dan plugin inilah yang Hostinger gunakan.

Tersedianya plugin ini memudahkan Anda untuk mengoptimalkan setiap halaman dan postingan dengan keyword terpilih. Selain itu, plugin ini juga menawarkan built-in analysis yang berdasarkan pada update terbaru algoritam. Bahkan Anda juga bisa membuat sitemap XML dan menambahkan schema markup ke situs.
Dengan melakukan riset keyword, cara SEO WordPress Anda akan berhasil. Tentu saja riset keyword akan memungkinkan Anda untuk:

Membuat konten yang sering dicari para pengunjung situs.
Memahami keinginan dan kebutuhan pasar dengan lebih baik.
Melacak keberhasilan konten yang Anda tulis.
Memahami cara meningkatkan pengunjung website dan menaikkan traffic ke situs.
Banyak tool tersedia untuk membantu Anda melakukan riset keyword, di antaranya adalah KWFinder, SEMRush, dan Google Keyword Planner.

Meskipun berbagai postingan dapat ditulis hanya berdasarkan riset keyword saja, ada beberapa hal mendasar yang harus Anda ketahui:

Buat daftar target keyword yang terkait dengan topik.
Masukkan target keyword tersebut ke tool riset keyword untuk mencari keyword yang memiliki volume pencarian tinggi dan nilai persaingan rendah.
Riset kompetitor dengan browsing situs-situs serupa melalui tool riset keyword untuk mengecek keyword yang dimiliki oleh kompetitor. Tentunya cari keyword yang membawa traffic banyak ke situs kompetitor.
Cari keyword milik kompetitor yang nilai saingnya rendah sehingga Anda bisa berkompetisi dengan mudah.
Terkait riset keyword, Anda bisa membaca dua artikel (dalam bahasa Inggris) di bawah ini:

Cara Melakukan Riset Keyword.
Riset Keyword untuk SEO.
Setelah selesai membuat daftar kata kunci, saatnya membuat dan mengoptimalkan konten.

3. Aktifkan Search Engine Visibility
Di dalam WordPress, ada opsi built-in yang ternyata menyembunyikan keberadaan situs Anda dari mesin pencari.

Pada awal pembuatan website, opsi ini memang berguna, tapi selanjutnya hanya akan memengaruhi ranking situs. Apabila dua tips sebelumnya sudah Anda lakukan, tapi belum juga menunjukkan hasil, kemungkian besar Search Engine Visibility dimatikan.

Untuk mengecek opsi visibility ini, buka Settings > Reading di dashboard WordPress. Scroll ke bawah dan Anda akan melihat area atau bagian yang disebut Search Engine Visibility.

Opsi Search Engine Visibility

Jangan beri tanda centang pada box yang terlihat di screenshot. Klik Save Changes.

4. Atur Struktur Permalink
Ketika WordPress berhasil diinstall untuk pertama kalinya, halaman dan postingan memiliki struktur URL yang tidak lazim. Perlu Anda ketahui, struktur ini memberikan nilai buruk untuk performa SEO.

Struktur URL yang paling bersih dan mudah dilacak mesin pencari adalah pengaturan ‘post name’. Dengan mengganti pengaturan awal ke pengaturan ini, Anda bisa memasukkan judul postingan atau halaman, bahkan keyword ke URL. Untuk mengubah pengaturan yang dimaksud, buka Settings > Permalinks.

Mengubah permalink

Di bawah Common Settings, pilih opsi Post name.

Jika Anda terlambat melakukan perubahan atau pergantian ke mode pengaturan ‘Post name’, maka mau tidak mau Anda harus melakukan pengalihan ke URL yang lama. Anda bisa mengatasinya dengan menginstall plugin Change Permalink Helper. Masukkan URL lama, dan URL tersebut akan mengalihkan Anda ke URL terbaru.

5. Tambahkan Situs ke Google Search Console
Cara SEO WordPress berikutnya adalah menggunakan Google Search Console. Tool ini akan menunjukkan tampilan situs Anda di mesin pencari dan juga memberi peringatan kalau-kalau terjadi error.

Untuk menambahkan situs ke Google Search Console, buka halaman ini dan buat akun baru dengan akun Google. Klik Add A Property dan masukkan URL website.

MEnambahkan situs ke Google Search Console

Klik Add, kemudian Anda akan diarahkan ke layar di mana Anda harus memverifikasi kepemilikan situs. Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk memverifikasi situs, tapi cara termudahnya, yaitu memilih Alternate methods, lalu HTML tag.

Verifikasi Google Search Console

Salin kode yang ditampilkan, kemudian masuk ke dashboard WordPress. Tambahkan kode terkait ke header dengan menggunakan plugin. Buka Plugins > Add New, lalu cari Insert Headers and Footers.

Plugin Insert Headers and Footers

Install dan aktifkan plugin yang ditampilkan di screenshot. Buka plugin tersebut melalui Settings > Insert Headers and Footers.

Kode Plugin Insert Headers and Footers

Paste kode terkait ke box yang berlabel Header, lalu klik Save. Terakhir, buka Google Webmaster Tool kembali dan klik Verify.

6. Mengintegrasikan Google Analytics
Tool Google lainnya yang sebaiknya Anda miliki adalah Google Analytics. Tool ini akan menampilkan sejauh mana strategi SEO Anda berhasil dengan menyediakan berbagai panduan dan artikel terkait cara meningkatkan SEO WordPress dan cara meningkatkan pengunjung website.

Untuk membuat akun, buka beranda utama Google Analytics dan daftar jadi anggota. Cari kode tracking. Biasanya, kode ini berada di bawah Tracking Info > Tracking Code. Setelah itu, salin kode seperti yang dimaksudkan oleh gambar di bawah ini:

Google Analytics untuk melacak website

Tergantung pada tema, Anda bisa langsung menambahkan kode tracking Google Analytics. Jika tidak bisa, Anda dapat menggunakan plugin Insert Headers and Footers seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Buka plugin, lalu akses area header, kemudian paste kode tracking. Selesai! Sekarang Anda bisa melihat statistik situs. Untuk informasi
jasa seo website
selengkapnya, baca tutorial cara menambahkan Google Analytics di WordPress.

7. Menambahkan Sitemap ke Google
Sitemap digunakan oleh mesin pencari untuk melacak website Anda. Memang situs Anda masih bisa terlacak tanpa harus menginstall Sitemap. Hanya saja, adanya Sitemap memudahkan mesin pencari untuk menganalisa data yang hendak dicari di situs Anda.

Pastikan halaman-halaman tertentu yang tidak berkontribusi pada kenaikan SEO tidak ‘dilacak’ oleh Googe dan berikan perhatian lebih pada halaman-halaman yang berkontribusi pada performa SEO. Jika saat ini Anda sedang menggunakan plugin Yoast SEO, maka Anda bisa dengan mudah membuat dan menambahkan sitemap.

Buka SEO > General > Features. Scroll ke bawah dan aktifkan XML Sitemaps.

Aktifkan Sitemaps

Klik link See XML sitemap dan sitemap akan terbuka. Pastikan jika sitemap sudah terinstall.

Selanjutnya, tambahkan sitemap ke Google. Masuk ke dashboard Google Search Console dan kli Sitemaps.

Menambahkan sitemaps

Di sudut sebelah kanan, ada opsi Add/Test Sitemap. Klik opsi tersebut, lalu masukkan URL sitemap, kemudian klik Submit. Google akan melihat dan menganalisa sitemap secara teratur, tentunya hal ini mempercepat proses indexing.

8. Mengoptimalkan Situs untuk Perangkat Mobile
Google baru saja mengumumkan bahwa mereka akan mengetes index mobile-first. Ini berarti Google akan menggunakan performa dan fungsionalitas halaman situs untuk menentukan peringkat, jika ditampilkan di perangkat mobile. Oleh karena itu, jika Anda tidak menggunakan tema yang tak responsif, maka inilah saatnya untuk mengedit tema.

Selain memilih tema responsif, Anda juga bisa mengecek performa situs secara keseluruhan melalui spektrum mobile. Buka Google’s mobile-friendliness test dan masukkan URL situs.

Google’s mobile-friendliness test

Dengan begini, Anda bisa mengetahui performa situs jika diakses melalui perangkat mobile. Di samping itu, Anda juga bisa mendapatkan berbagai tips terkait cara meningkatkan SEO WordPress versi mobile.

9. Naikkan Kecepatan Loading Website
Kecepatan loading website selalu menjadi faktor penting dan tidak boleh disepelekan. Website yang memiliki waktu loading lama hanya akan memberi pengaruh buruk padaa peringkat situs dan juga sedikit banyak mengecewakan pengunjung situs. Karena itulah, kecepatan loading halaman dianggap sebagai faktor penentu peringkat situs.

Ikuti beberapa cara meningkatkan pengunjung website dengan menaikkan kecepatan loading situs berikut ini:

Cari Baseline Number
Pertama-tama, Anda harus tahu performa situs di mesin pencari. Setelah itu, buka tool GTMetrix dan akses situs Anda melalui tool tersebut. Dengan tool ini, Anda bisa melihat angka atau jumlah performa dari situs sehingga Anda tahu mana saja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.

Upgrade Paket Hosting yang Digunakan
Terkadang kesalahan konfigurasi dari sisi server dapat menyebabkan loading lambat. Oleh karena itu, web hosting dengan kapasitas memadai sangat penting untuk dimiliki. Untuk meningkatkan performa WordPress, kami sarankankan penggunaan WordPress hosting yang memudahkan Anda dalam mengelola website.

Menggunakan CDN
CDN menaikkan kecepatan loading dengan menyimpan versi situs pada server di seluruh dunia. Jadi, ketika pengunjung membuka situs Anda, maka situs yang ditampilkan adalah versi situs yang terdekat dengan lokasi Anda. Integrasikan situs Anda dengan CDN gratis, seperti Cloudflare.

Gunakan Plugin Caching
Plugin caching membuat file HTML statis dan bukannya file PHP yang biasanya dibutuhkan untuk mengelola WordPress. Plugin ini akan meminimalisir jumlah request atau permintaan antara server dan browser user, yang tentu saja berperan penuh dalam menurunkan kecepatan loading.

W3 Total Cache dan WP Super Cache adalah dua contoh plugin WordPress yang paling banyak digunakan.

Mengoptimalkan Media
Jika hendak mengupload gambar ke situs, maka Anda harus mengoptimalkan gambar tersebut.

Berikut langkah-langkah untuk mengoptimalkan gambar:

Kecilkan ukuran file dengan membuka gambar melalui tool semacam TinyPNG.
Atur ulang ukuran gambar sebelum diupload.
Install plugin untuk mengoptimalkan gambar,s eperti WP Smush.
10. Memperbaiki Link Rusak
Banyaknya link rusak di situs tentu akan memengaruhi kinerja dan performanya. Bahkan link rusak menyulitkan Google untuk melihat dan berkunjung ke situs Anda.

Cara termudah untuk mengecek link rusak di situs Anda adalah dengan membuka Google Search Console dan klik Crawl Errors.

Mengecek error dengan Google Search Console

Buka setiap error yang muncul. Dari situ, Anda akan tahu mana link yang rusak sehingga Anda bisa memperbaikinya dengan mudah.

11. Tentukan Focus Keyword di Setiap Postingan
Meskipun cara SEO WordPress untuk mengoptimalkan keyword telah berubah, tetap saja keyword memiliki peran penting. Setiap kali menulis konten, pastikan ada focus keyword yang ditetapkan.

Berikut beberapa saran jika ingin mengoptimalkan keyword:

Jangan memasukkan terlalu banyak keyword ke dalam postingan. Masukkan keyword secara natural atau alami.
Jika memungkinkan, tulis keyword di paragraf pertama artikel.
Gunakan keyword di judul dan subheading artikel.
Tambahkan target keyword ke URL dan meta description.
Install plugin Yoast SEO untuk mengoptimalkan keyword mengikut empat tips yang telah kami sebutkan di atas.

Setiap kali artikel ditulis, masukkan keyword yang diinginkan ke tool yang telah disediakan oleh plugin. Melalui tool ini, Anda akan mendapatkan analisa menyeluruh terkait cara mengoptimalkan post dengan menggunakan keyword spesifik.

Keyword di plugin Yoast SEO

Analisa tersebut berupa tips dan cara meningkatkan SEO WordPress dan memperbaiki peringkat situs di mesin pencari.

12. Membuat Konten yang Berkualitas
Google sangat suka jika situs Anda menawarkan konten yang berkualitas. Untuk mengetahui konten seperti apa yang dikatakan berkualitas, masukkan keyword apa saja di Google dan lihat 10 situs terbaik yang muncul sebagai hasil pencarian. Dari pencarian tersebut bisa disimpulkan bahwa ada dua kriteria untuk konten berkualitas:

Isi konten panjang dan memenuhi standar.
Konten menyediakan informasi yang dibutuhkan user atau pengunjung situs.
Pertanyaannya, apakah Anda tahu dengan benar informasi yang dicari dan dibutuhkan oleh user? Tentu saja, informasi ini berkaitan dengan keyword.

Pada saat membuat konten, Anda harus melakukan riset terlebih dulu untuk mencari tahu peringkat suatu topik serta memahami mengapa topik ini berada di peringkat atas. Terkadang, peringkat konten ditentukan hanya dari domain saja. Namun, apabila setiap situs memiliki otoritas yang sama, maka kontennya akan menjadi faktor pembeda.

Untuk mendapatkan perspektif yang lebih baik tentang keyword dan apa yang dicari oleh para user, tanyakan pertanyaan ini pada diri Anda:

Apakah user atau pengunjung situs mencari informasi atau konten produk?
Apakah user atau pengunjung situs mencari artikel atau tutorial dengan informasi yang lebih mendalam? atau hanya sekadar baca artikel singkat?
Mengapa halaman-halaman saat ini memiliki ranking?
Gaya konten seperti apa yang sesuai dengan keyword?
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang cara SEO WordPress ditingkatkan, mengetahui halaman mana saja yang perlu diperbaiki peringkatnya di mesin pencari, dan mengethui informasi seperti apa yang dicari oleh user, kini Anda siap membuat konten berkualitas.

13. Membuat Konten yang Lebih Panjang
Konten yang lebih panjang cenderung memiliki peringkat yang lebih baik di mesin pencari. Studi terbaru dari Buzzsumo dan Moz mendapati fakta bahwa konten yang lebih panjang lebih sering dibagikan di sosial media dan juga memperoleh backlink, yang tentu saja memengaruhi peringkat.

Studi lainnya menyimpulkan bahwa sebagian besar konten yang berada di halaman pertama Google memiliki panjang lebih dari 2000 kata. Namun, bukan berarti Anda harus menulis artikel atau tutorial dengan jumlah serupa. Banyaknya jumlah kata tersebut setidaknya menjadi acuan saat menulis artikel.

Pastikan Anda menulis artikel atau tutorial yang bermutu dan berkualitas, bukannya diisi dengan kata-kata sembarang demi memenuhi target jumlah kata.

Fokuslah pada intent keyword. Cari tahu alasan mengapa user mencari keyword tersebut dan bukan keyword lainnya. Setelah itu, tulislah konten terkait untuk menjawab kebutuhan user – dalam beberapa kasus, Anda akan menulis konten dengan jumlah kata yang lebih sedikit.

14. Membuat Konten dengan Topik dan Informasi yang Relevan Sepanjang Masa
Konten dengan topik yang relevan sepanjang masa, selanjutnya disebut evergreen content, bisa menjadi salah satu cara SEO WordPress untuk meningkatkan traffic. Tak peduli di tahun berapa konten ini diakses, isi dan informasi yang tertuang di dalamnya selalu bisa dijadikan acuan.

Sebagai contoh, artikel berjudul The Ultimate Guide to Onsite SEO dan What You Need to Know About Google’s Latest Update. Artikel pertama memiliki informasi yang tak lekang oleh waktu dan bisa diakses kapan pun, sedangkan artikel kedua memuat informasi yang hanya diperlukan dalam jangka waktu tertentu. Setelah menulis evergreen content, bukan berarti Anda lantas melupakannya dan tidak ada pembaruan sama sekali. Update artikel tersebut dengan menyediakan informasi terkini terkait topik.

Selain layak untuk dibaca, evergreen content juga memberikan informasi yang relevan sehingga Anda bisa membagikannya di media sosial, mempromosikannya, bahkan mendapatkan backlink untuk konten ini. Umumnya, konten seperti ini akan bertahan lama di halaman pertama Google.

Walaupun membuat atau menulis evergreen content membutuhkan dedikasi yang tinggi, hasil yang Anda tuai akan terbayarkan.

15. Tambahkan Link ke Website yang Berkualitas
Memasang link di konten yang mengarah ke website berkualitas tidak akan membuat performa SEO memburuk, malah menjadi salah satu cara meningkatkan SEO WordPress. Ketika Anda memasang link yang mengarah ke website dengan authoritative berkualitas tinggi, maka Google akan tahu kalau tautan postingan tersebut memiliki konten yang serupa dengan yang ada di situs Anda. Di samping itu, link ke website dengan konten terbaik akan memberikan nilai plus dari sisi pengunjung karena mereka mendapatkan tambahkan informasi.

Menambahkan link keluar menjadi salah satu cara meningkatkan SEO WordPress. Jadi, lakukanlah secara berkala. Di samping itu, memasang link di konten Anda juga meningkatkan kredibilitas sehingga bisa dengan mudah memperoleh kepercayaan para pengunjung situs. Kelebihan link keluar lainnya adalah memungkinkan Anda untuk bisa berdialog dengan pemilik situs yang lain.

Agar pengunjung tidak otomatis keluar dari halaman situs, pastikan Anda mengatur agar tautan postingan terbuka di jendela baru. Berikut langkah-langkahnya: